Breaking News
recent

Galileo Galilei, Pahlawan Dengan Hukuman Mati

Kalian pasti tidak asing lagi kan dengan nama Galileo Galilei? 
Galileo Galilei (15 Februari 1564 – 8 Januari 1642) adalah seorang astronom, filsuf, dan fisikawan Italia yang memiliki peran besar dalam revolusi ilmiah. Seorang ahli astronomi Italia pada abad ke-17 ini adalah seorang pahlawan yang kisahnya amat sangat menarik. Pertama, kisah tentang penemuannya mengenai tata surya. Kedua, kisah atas hukuman matinya.

Rangkaian Puzzle Misteri Tata Surya Yang Terbuka
Galileo pantas rasanya bila kita menyebutnya Pahlawan ilmu astronomi karena kecerdasan nya ia berhasil memecahkan sebagian kecil misteri tata surya ini. Namun sayang, pahlawan yang harusnya dihormati, malah mendapatkan perlakuanyang tak layak.

Sejak Albert Einstein meyakinkan civitas para cendekiawan tentang betapa relatifnya ruang dan waktu, ternyata teori Heliosentris Galileopun sudah tidak dapat dipertahankan secara mutlak. Inilah yang jarang disadari walaupun usia teori relativitas Einstein sudah lebih dari 100 tahun! Bergerak dan tak bergerak dalam pandangan ilmiah ruang-waktu sejak Einstein sudah sangat relatif, sangat canggih perhitungannya, tidak sesederhana yang dihayati spontan indrawi oleh kita kaum awam. Semua gerak adalah relatif, tidak ada gerak absolut.

Galileo mengajukan tesis bahwa bukan matahari yang bergerak mengitari bumi yang diam, melainkan bumilah yang mengitari matahari yang diam. Ia memperteguh teori Copernicus yg lebih dulu menulis gerak planet2 mengitari matahari. 

Hukuman Mati Galileo
Ya, ia dihukum mati. Hukuman yang seharusnya diterima oleh para penjahat justru diterima oleh Galileo. 
Galileo pernah divonis oleh suatu dewan tinggi agama Gereja Roma karena berpijak pada pengamatan2 nya lewat teleskop yang pada waktu itu masih langka. Ia diajukan ke pengadilan gereja Italia pada 22 Juni 1633. Pemikirannya tentang matahari sebagai pusat tata surya bertentangan dengan keyakinan gereja bahwa bumi adalah pusat alam semesta. Perdebatan panjang yang berakhir dengan pengucilan Galileo (dipenjara). Ia divonis dengan hukuman mati.

Nyawa seseorang rasanya terdengar begitu tidak berharga nya. Hukuman mati yang seharusnya untuk mereka yang mempunyai kesalahan yang amat sangat fatal justru di berikan kepada Galileo. Andaikan ia tidak dihukum mati, mungkin ia akan menyumbangkan lebih banyak lagi penelitian tentang astronomi dan akan memperkaya ilmu di bidang astronomi.

Semoga kisahnya dapat memperkaya wawasan kita dan kita pun dapat mengambil hikmah dibalik setiap peristiwa.. Sekian dari saya.. :)

---------


Wardah F

Wardah F

6 comments:

  1. galileo galilei mati karena sakit bukat karena dihukum mati

    ReplyDelete
  2. Intinya tetap saja dia mati karena dihukum, dan walaupun dia sakit, memang sudah ada vonis mati dari pihak gereja

    ReplyDelete
  3. Galileo tidak dihukum mati ataupun divonis mati (adakah bukti otentik mengenai hal tersebut?). Galileo mendapat hukuman tahanan rumah karena ia dianggap menyebarkan ilmu pengetahuan tanpa mengikuti metode ilmiah yang berlaku pada saat itu mengenai konsep "Heliocentris", tidak sepenuhnya tepat mengatakan bahwa Galileo adalah bapak pengetahuan karena ia sendiri juga telah keliru ketika menafsirkan bahwa matahari adalah pusat tata surya sekaligus pusat alam semesta. Namun Galileo juga telah berjasa meletakkan dasar fisika yang akhirnya menghantarkan Isaac Newton sebagai Bapak Fisika klasik

    ReplyDelete
  4. Ilmu ialah suatu cara untuk mengetahui. Yang hendak diketahui dan memang dapat diketahui—kendati tak akan pernah sampai “sebagaimana adanya”—ialah realitas.

    ReplyDelete

Translate

Wardah@mychocochips. Powered by Blogger.