Breaking News
recent

Inilah 5 Kebohongan Yang Seorang Ibu Lakukan

ibu

Ibu, sebuah kata namun banyak cerita. Mungkin kalian menganggap ini hanyalah tulisan usang yang tertinggal moment, ini bukan lagi tentang kisah di Peringatan Hari Ibu (karena memang hari peringatan itu telah lewat). Namun bukankah peringatan hari ibu bisa kita rayakan setiap hari?

Ibu, laksana seorang malaikat yang Allah anugerahkan kepada kita. Aku jadi teringat akan sebuah ayat dalam sebuah surat Ar - Rohman, "Nikmat Tuhan-Mu yang manakah yang kau dustakan?"

Banyak diantara kita yang mengeluh tentang ibu mereka. Entah dia yang cerewet, selalu ngomel setiap hari, selalu ngatur hidup kita, dan sebagainya. Namun sadarkah kita bahwa hal itu ia lakukan karena ia sayang terhadap kita. Bukankah kita harusnya bersyukur jika masih diingatkan? Bukankah kita bersyukur karena omelannya lah yang membuat kita lebih terarah.

Ibu, dialah madrasah pertama bagi kita. Dialah yang mengajari kita tentang nilai - nilai kehidupan. Dialah yang bahkan sebelum kita didilahirkan selalu menjaga kita, mendoakan kita, dan berharap akan kesehatan serta keselamatan kita. Dialah seorang ibu yang menginspirasi.

Oh ya, tahukah kau bahwa ibu yang bagaikan malaikat pun pernah membohongi kita?

Inilah 5 kebohongan yang ibu lakukan:

1. Seorang ibu akan berkata tidak lapar disaat rezeki yang ada hanya cukup unuk membeli makanan satu orang. Itulah kebohongan yang sering ia lakukan ketika makanan yang ia miliki hanya cukup untuk satu orang, ia memilih untuk memberikannya kepadamu. Tak peduli akan perutnya yang kosong karena seharian belum makan, asalkan perutmu kenyang dan ia bisa melihat senyuman diwajahmu, itupun sudah cukup untuk membuatnya bahagia.

2. Tidak Pernah Lelah disaat Seharian Bekerja. Demi masa depanmu, ia rela bekerja seharian. Tak peduli akan usianya yang telah renta, tak peduli akan sakit yang dideritanya, tak peduli akan lelah yang ia rasakan, dan semuanya hanya demi dirimu. Melihat kamu sekolah, tercukupi semua kebutuhan dan kamu tersenyum bahagia adalah kebahagiaan baginya. Karena kamulah obat dari rasa lelahnya. Melihat dirimu sukses adalah tujuan hidupnya. Karena kamu sangatlah berharga baginya.

3. Pura-pura sehat disaat kesehatannya memburuk. Seorang ibu yang baik tidak ingin menunjukkan rasa sakit yang ia derita dihadapan anaknya, Oleh karena itu ia rela berbohong. Meskipun berbalut perban, dengan rasa sakit yang luar biasa yang ia hadapi, ia akan selalu tersenyum seraya berkata, "Ibu baik - baik saja, jangan khawatir ya nak." Itulah dahsyatnya seorang ibu, ia selalu dan tidak akan pernah ingin membuat anak-anaknya khawatir dan cemas. Ia akan berusaha tegar ditengah sakit yang dideritanya.

4. Selalu senyum dan berkata "Ibu baik - baik saja". Tak peduli seberapa berat ujian yang menimpanya, ia akan senantiasa tersenyum dihadapanmu. Meskipun ekonomi sedang sulit, ia akan berbohong demi kamu. Berpura - pura tidak terjadi apa-apa padahal ia sendiri tak tahu apakah esok bisa makan atau tidak. Tangisannya adalah keheningan. Ia tak membiarkan kita melihat air matanya menetes, karena air mata itu selalu menetes dikala kesunyian malam dan disaat kita telah terlelap.

5. Tidak Mau Menyusahkan Meskipun Sedang Kesusahan. Ketika anaknya sudah menikah, seorang ibu lebih memilih berusaha mencari uang sendiri terlebih jika kehidupan anaknya pun tidak begitu mapan. Ibu tidak akan tega menyusahkan anaknya, ia cenderung akan berusaha keras sendiri dan memilih tidak menyusahkan anaknya. Sehingga seringkali jika si anak memberikan uang, ia malah berkata "Memang kebutuhan kamu sudah cukup nak? Ibu tidak apa-apa, untukmu saja. Ibu masih bisa mencari uang sendiri." Sesungguhnya ia berkata seperti itu, bukan berarti tidak butuh. Seorang ibu selalu ingin yang terbaik untuk anaknya. Ia tidak ingin menjadi beban bagi anaknya. Ya, itulah ibu..

Dan kini, setelah kebohongan yang telah ibu lakukan. Sebuah pertanyaan yang menggelitik tengah menggerayangi otakku, yakni:

"Ibu, Kenapa Kau Berbohong Untuk Seorang Anak Sepertiku?"

Setelah semua luka yang pernah tertoreh dihatimu. Kenapa kau masih saja berbohong kepadaku? Duhai malaikat tak bersayap yang Allah anugerahkan dalam hidup kita, mungkin jutaan rasa terima kasih takkan cukup membalas belas kasihmu. Begitupun jutaan rasa penyesalan serta maaf atas segala khilaf selama ini terhadapmu.

Duhai ibu, dirimulah kado terindah dalam hidup kami. Tak ada bunga yang seindah kasih sayangmu. Tak ada kata yang cukup untuk melukiskan perasaanku. Ibu, kaulah jalanku menuju surga-Nya. Izinkan aku membahagiakanmu disisa umurku.

Aku sayang ibu karena Allah/..
Wardah F

Wardah F

5 comments:

  1. berarti kebohongan ibu tergolong white lie ya..hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya.. kan berasal dari white heart.. :)

      Delete
  2. Kebohongan yang tak boleh dipercaya. Karena kalau ibu berkata demikian berarti kita harus jeli dengan keadaan yang sebenarnya hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba ani berta.. sayangnya hanya sedikit anak yang peka. makasih banyak mba ani udah mampir:)

      Delete
  3. kebohongan yang udah saya hapal itu kalo blg ibu saya udah kenyang padahal saya tau beliau belum makan :')

    ReplyDelete

Translate

Wardah@mychocochips. Powered by Blogger.